You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Puluhan Lapak Pedagang Binaaan Ditertibkan di Gropet
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

60 PKL di Jl Semeru Raya Ditata Ulang

Sebanyak 60 lapak pedagang kaki lima (PKL) binaan dan non binaan di Jalan Semeru Raya, Kelurahan Grogol, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, ditata ulang. Pasalnya keberadaan puluhan lapak tersebut letaknya menjorok hingga ke trotoar.

Penataan ini agar Jalan Semeru Raya lebih rapi dan nyaman. Adapun puluhan PKL diminta untuk mundur sejauh dua meter

Puluhan lapak PKL yang ditata ulang antara lain berjualan makanan, minuman, tanaman hias dan kios rokok. Penertiban itu sendiri sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Jakarta Barat.

"Penataan ini agar Jalan Semeru Raya lebih rapi dan nyaman. Adapun puluhan PKL diminta untuk mundur sejauh dua meter," kata Denny Ramdany, Camat Grogol Petamburan, Selasa (14/4).

Puluhan Lapak PKL di Jalan Cibulan Dibongkar

Penataan ini bertujuan agar PKL tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan serta menutup trotoar. 

Sunarti (45), seorang pedagang tanaman hias yang sudah tiga tahun berjualan mengaku tidak keberatan dengan penataan yang dilakukan pihak kecamatan. Sebab pedagang masih diberikan kesempatan berdagang di lokasi tersebut.

“Kami tidak keberatan kalau diminta mundur dari trotoar yang penting masih bisa jualan di sini,” ujar Sunarti.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye3110 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1423 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1334 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1186 personTiyo Surya Sakti
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye929 personAnita Karyati